KEPUTUSAN Hesti Armiwulan terjun ke dunia politik menuai respons beragam. Dia memilih maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) dalam Pemilihan Umum 2014. "Memang ada yang menyampaikan tidak ingin saya terlibat di politik praktis. Katanya, lebih baik di dunia akademis seperti saat ini," kata Hesti.

Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) 2007-2012 itu tercatat sebagai dosen di Fakultas Hukum Universitas Surabaya (Ubaya). Setelah dia memberikan penjelasan, keputusan tersebut bisa dimengerti. Malah perempuan berjilbab itu mendapatkan dukungan. Toh, nanti Hesti tidak akan jauh-jauh dari persoalan hukum, terutama hak asasi manusia, jika lolos sebagai wakil rakyat.

"Nuansanya tetap hak asasi manusia meski dalam konsep yang lebih luas," tutur peraih gelar doktor ilmu hukum dari Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) itu.

Hesti optimistis bisa bersaing dengan kandidat lain untuk memperebutkan kursi DPR. Dia akan memanfaatkan sebaik-baiknya dukungan yang diperoleh. Selain itu, dia berharap proses pesta demokrasi lima tahunan nanti berjalan dengan fair. "Saya ikhtiar, tentu dengan cara yang tetap elegan," ujar dia. (fal/c11/ca)
 

Foto dok. Jawa Pos

Sumber: Jawa Pos, 10 Juli 2013

Copyright
© 2017 Universitas Surabaya. Artikel yang ada di halaman ini merupakan artikel yang ditulis oleh staf Universitas Surabaya. Anda dapat menggunakan informasi yang ada pada halaman ini pada situs Anda dengan menuliskan nama penulis (apabila tidak tercantum nama penulis cukup menggunakan nama Universitas Surabaya) dan memasang backlink dengan alamat http://www.ubaya.ac.id/2014/content/content/1180/Tidak-Jauh-Dari-Hukum.html