Berkaitan dengan peringatan hari Raya Natal 2016, Statistic Assistance Center (SAC) Fakultas Psikologi Universitas Surabaya kembali mengadakan Psycho Christmas Jump Street edisi 2016 pada tanggal 19 Desember 2016 dalam bentuk pembagian nasi bungkus dan sembako kepada komunitas pekerja jalanan (tukang sampah, tukang sapu, dan tukang becak) yang secara ekonomi kurang beruntung. Area bhakti sosial meliputi sekitar kampus Universitas Surabaya Tenggilis, area Surabaya Timur, Surabaya Pusat, dan Surabaya Selatan. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun sebagai rangkaian perayaan Natal. Dana kegiatan berasal dari donatur UD New Star Manufaktur, ILS+ Community Responsibility Surabaya, alumni, dan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Surabaya.
    
Program bhakti sosial tersebut dinamakan Psycho Christmas Jump Street karena pembagian nasi bungkus dan sembako dilakukan secara berkeliling di pagi buta mulai dari jam 03.00-06.30. Agnes Claudia mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Surabaya angkatan 2015 selaku ketua Psycho Christmas Jump Street menyatakan kegiatan ini dilakukan untuk melihat dan belajar bagaimana kehidupan pekerja jalanan di masyarakat urban. Dilakukannya di bulan damai ini tujuan utamanya adalah belajar berbagi kepada sesama dan tidak lupa belajar untuk selalu bersyukur dengan keadaan yang ada saat ini. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban komunitas yang membutuhkan. Selain itu meningkatkan kepedulian dan rasa sosial mahasiswa terhadap kondisi komunitas yang belum beruntung. Panitia mahasiswa juga belajar untuk membiayai kegiatannya secara mandiri dengan mengumpulkan dana melalui aktivitas fund raising dan donatur.  
    
Kekhasan kegiatan Psycho Christmas Jump Street adalah meskipun tujuan utamanya merayakan Natal, namun panitianya berasal dari beragam pemeluk agama dan etnis. “Salah satu rangkaian kegiatan Psycho Christmas Jump Street sebelumnya diadakan bakti sosial Psycho Art & Music Activity di sekolah YPAC Malang, selain merayakan Natal juga untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional dan Hari Ibu yang mengkoordinasi adalah Fatimah Alwi Mauladdawilah mahasiswa angkatan 2015 Fakultas Psikologi Universitas Surabaya yang beragama Islam. Kami beragama Katolik, Kristen, Hindu, Budha, Islam, dan Konghucu, beretnis Jawa, Toraja, Tionghoa, Ambon, Minang, dan Arab, lengkap sudah itulah ciri multikulturalisme yang harmonis di Fakultas Psikologi Universitas Surabaya dan kami bangga dengan keberagaman tersebut” tutup Agnes Claudia.