Listyo Yuwanto

Fakultas Psikologi Universitas Surabaya

Budaya daerah dapat dimanfaatkan sebagai media dalam program Psychological First Aid masyarakat yang terdampak bencana terutama pada komponen comfortable yang merupakan bagian dari facilitate function(psychological health). Comfortable merupakan upaya yang dilakukan untuk membuat penyintas bencana merasa nyaman terutama saat berada di pengungsian. Upaya yang umumnya dilakukan adalah dengan memberikan hiburan sebagai pengisi waktu luang. Misalnya dengan memberikan fasilitas bermain bagi anak-anak, memberikan aktivitas bermain, menyediakan televisi, dan berbagai macam pertunjukan seperti musik, menyanyi, drama, pantomim dan sejenisnya. Mengacu pada kondisi tersebut, terbuka kesempatan besar bagi budaya daerah bencana yang umumnya mulai luntur untuk ditampilkan sebagai fasilitasi membuat nyaman penyintas bencana. Budaya daerah Indonesia memiliki filosofi hidup yang tinggi yang dapat dimanfaatkan untuk menyentuh sisi psikologis penyintas bencana agar dapat bangkit kembali ke kondisi yang lebih baik (Yuwanto, 2012). Mengacu pada kualitas yang dimiliki budaya daerah penulis memanfaatkan budaya daerah bencana dalam program penanganan psikologis anak-anak penyintas bencana

Sebagai contoh pemanfaatan budaya daerah yang telah penulis lakukan dalam program Psychological First Aidpada anak-anak yang terdampak bencana antara lain a) Social storiesPunakawan di pengungsian erupsi Gunung Merapi di Gondang Cangkringan Sleman tahun 2010, b) Wayang orang di area pengungsian erupsi Gunung Kelud di Puncu Pare Kabupaten Kediri tahun 2014, c) Lagu-lagu tradisional Madura di pengungsian penyintas Syiah Rumah Susun Jemundo Kabupaten Sidoarjo tahun 2015. Hasil evaluasi program Psychological First Aid secara kualitatif kemanfaatan menunjukkan budaya daerah dapat memfasilitasi kenyamanan psikologis anak-anak yang terdampak bencana dalam kondisi bencana sehingga menjadi modal resiliensi. Selain itu penerapan budaya daerah dalam program Psychological First Aidbermanfaat sebagai media pembentukan karakter dan pelestarian budaya bangsa.